Mie Ayam H.Mahmud.S, Sajian Mie Legendaris pada Medan




Kuliner Medan memang mempunyai magnet tersendiri, apalagi bagi pemburu makanan enak menurut banyak sekali wilayah.

Nah, satu pada antara kuliner Medan yg termasuk legendaris pada Medan adalah Mie Ayam H.Mahmud.S.

Kedai Mie Ayam H.Mahmud.S berlokasi di Jalan Abdullah Lubis, Kota Medan.

Lokasi tepatnya berada tepat di depan Mejid Al-jihad

Kedainya nir terlalu luas, tetapi mempunyai halaman parkir yg memadai.

Bangunannya pun nir pernah berubah dari tahun ke tahun.

Hanya warna kedai itu kadang berubah, kadang putih kadang jua biru.

Tampilan depan bangunannya misalnya tempat tinggal   tua, namun di dalam ruangannya cukup luas.

Dari awal berdirinya, kedai ini hanya mempunyai berukuran bangunan 25 meter persegi.

Tetapi, lantaran pengunjung yang ingin menikmati mie ini semakin poly, pemilik kedai ini memperluasnya hingga berukuran 100 meter persegi.

Bahkan, kapasitas loka duduknya pula ditambah mencapai 90 orang.

Di bagian depan ruangannya, terdapat open kitchen, sehingga pengunjung bisa melihat pribadi kokinya mengolah.

Nah, interiornya ala-ala restoran China antik yang terlihat higienis dan nir sumpek.

Restoran ini secara garis besar  dibagi jadi tiga bagian.

Pertama, bagian depan sebelah kanan, masih ada open kitchen, meja kasir & meja buat makan.

Kedua, di bagian kiri bangunan yang terpisah oleh tembok, masih ada tempat makan lainnya.

Dan yg ketiga ada bagian dapur pada belakang.

Selain itu, pada dalamnya Anda akan menjumpai kalender-kalender harian ala orang Tionghoa yg digantung di dinding Mie Ayam H.Mahmud.S.

Menu favorit di kedai ini adalah mie ayam jamur spesial & Mie Pangsit Jamur

Untuk mie ayam jamur special Kombinasinya mampu  jamur plus baso, pangsit, babat atau  jamur spesial   yg mencampur semuanya.

Sedangkan mie kuahnya, kuah yg disajikan tidak terlalu kental bumbu, bahkan terkesan hambar.

Justru karena “kehambarannya”, yg syahdan menciptakan lidah para pengunjungnya lebih penasaran dengan mie yang satu ini.

Kuahnya akan semakin terasa waktu dicampur menggunakan mie, sedikit saos & sambal.

Mie nya sendiri cukup khas, karena protesis sendiri, kenyal tetapi tetap mudah dikunyah.

Satu porsi di sini terkenal poly, apabila nir bertenaga sebaiknya nir tambah lagi supaya tidak kekenyangan.

Mie Ayam H.Mahmud.S bukanlah masakan baru di Medan.

Keberadaannya telah menyita selera pencinta kuliner sejak tahun  1965.

Yang membuatnya sanggup bertahan hingga waktu ini, tentu saja cita rasa menurut olahan mie yg cita rasanya permanen konsisten berdasarkan tahun ke tahun.

Selain itu, bakmi Ayam H.Mahmud.S pula menggunakan resep khas yang diwariskan turun-temurun.

Om Jhon selaku Pemilik Kedai Mie Ayam H.Mahmud.S, menuturkan, mie pada sini khas karena asli protesis sendiri, mie nya elastis tapi nir gampang dikunyah.

“Dengan adonan telur yang lebih poly, rasa & kekenyalan mie jadi tidak selaras dari mie lainnya,” jelas Om Jhon pada TribunJabar.Co.Id, Senin (14/8/2017).

 

Om Jhon mengaku, tidak merubah bentuk bangunan Kedai Mie Ayam H.Mahmud.S, dengan alasan menjaga bentuk asli dan permintaan menurut pelanggan Mie Ayam H.Mahmud.S sendiri.

 

“Beberapa pengunjung menganjurkan tidak diubah bangunan & interiornya, supaya waktu balik  makan pada sini, terasa bernostalgia,” ujar Om Jhon.

 

Om Jhon menambahkan, Mie Ayam H.Mahmud.S yang semakin berkembang, telah membuka beberapa cabang lainnya pada Medan.

 

Di antaranya pada Riau Junction, Jalan RE Martadinata, dan Kota Baru Parahyangan Medan Barat.

 

Selain itu, Kedai Mie Ayam H.Mahmud.S juga membuka cabang di Jakarta Utara, yakni pada Kelapa Gading Square.

 

Bagi Anda yang tertarik merasakan olahan Mie Ayam H.Mahmud.S, harganya pun lumayan terjangkau.

 

Untuk satu porsinya, dijual dengan harga antara Rp 25.000 – 30.000

 

Jam operasional Mie Ayam H.Mahmud.S, dibuka setiap hari pada pukul 07.00 WIB – 22.00 WIB.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post